Menu Home

Dinamika Fiqh Islam di Indonesia

Hukum Islam sebagai hukum universal memiliki sifat yang dinamis, ia akan senantiasa berjalan sesuai dengan perkembangan umat manusia. Sumber-sumber hukum Islam yang qath’i yaitu al-Qur’an dan al-Sunnah memberikan panduan komprehensif mngenai berbagai permsalahan yang dihadapi oleh manusia. Sementara dali-dalil hukum Islam memberikan petunjuk dan pertimbangan dalam menetapkan suatu hukum dalam Islam. Dinamika kehidupan umat manusia haruslah diikuti dengan dinamika fiqh Islam, artinya fiqh harus bisa menjawab setiap permasalahan yang dihadapi manusia. Dengan ini diharapkan fiqh akan menjadi solusi bagi setiap problematika yang dihadapi oleh manusia. Permasalahannya adalah sejauh mana dinamika hukum Islam bisa ditolerir? Dinamika hukum fiqh Islam tercermin dari prinsip-prinsip hukum Islam yang universal sehingga bisa menyesuaikan dengan waktu, tempat dan keadaan. Dengan dasar ini maka fiqh Islam akan terus berkembang sesuai dengan dinamika kehidupan manusia. Dinamika fiqh Islam berputar dalam ruang lingkup hukum Islam yang tidak ada nash qath’I dalam al-Qur’an maupun as-Sunnah, jika telah ada nashnya maka dinamika itu hanya sebatas pada syarat dan keadaan yang melingkupinya

PDF

DAFTAR PUSTAKA

  1. Djazuli dan I. Nurol Aen, Ushul Fiqh Metodologi Hukum Islam, Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada. 2000.
  2. Qodri Azizy, Hukum Nasional (Eklektisisme Hukum Islam & Hukum Umum), Bandung: Teraju. 2004.
  3. Abd al-Wahab Khalaf, ‘Ilm Ushul al-Fiqh, Dar al-Kuwaitiyyah, Kairo, 1968
  4. Abdul Aziz Dahlan…(et al.)., Ensiklopedia Hukum Islam, PT Ichtiar Baru van        Hoeve, Jakarta, 2006
  5. Abdul Halim, Ijtihad Kontemporer ; Kajian Terhadap Beberapa Aspek Hukum,Keluarga Islam Indonesia dalam Mazhab Jogja : Menggagas Paradigma Ushul Fiqh Kontemporer, Jogjakarta: Ar-Ruzz Press, 2002.
  6. Abdul Manan, Reformasi Hukum Islam Di Indonesia, Jakarta: Raja Grafindo Persada.
  7. Abdullah Nasih Ulwan, Syariat Islam, Alih Bahasa Daud Rasyid, Usamah Press,    Jakarta, 1992
  8. Ahmad Ar-Raisuni, 2005. Muhammad Jabal Barut, Ijtihad Fiqh Islam (Meretas Jalan Kebangkitan Umat), Solo: Era Intermedia.
  9. Fathi al-Daraini, al-Manahij al-Ushuliyah fi Ijtihad bi al-Ra’yi fi al-Tasyri’, Dar al-  Kitab al-Hadits, Damsyiq, 1975
  10. Husein Hamid Hasan, Nazhariyah al-Maslahah fi al-Fiqh al-Islami, Dar al-Nahdhah          al-Arabiyah, Mesir, 1971
  11. Muhammad Abu Zahrah, Ushul al-Fiqh, Diterjemahkan oleh Saefullah Ma’shum    dkk., Pustaka Firdaus, Jakarta, 2005
  12. Muhammad Abu Zahrah. Ushul Fiqh. Pustaka Firdaus. Jakarta: 2008.cet. 12.
  13. Reformasi Bermazhab   (Sebuah  Ikhtiar   menuju   ijtihad Sesuai Saintifik-Modern), Jakarta: Teraju. 2003.
  14. Syaifuddin Abi al-Hasan Ali bin Abi Ali bin Muhammad al-Amidi, Al-Ihkam Fi      Ushul al- Ahkam, Daar al-Fikr, Beirut, 1996

Categories: FIQH

afriyantobinemri

Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *